Unpam Siap Buka PGSD pada Tahun Ajaran 2019-2020



Unpam Siap Buka PGSD pada Tahun Ajaran 2019-2020

Tangerang Selatan (23/3/2019) : Unpam akan membuka salah tiga prodi baru yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Manajemen Pendidikan Islam, dan Ekonomi Syariah. Rencana pembukaan tersebut sesuai dengan hasil rapat rektor 22 Maret 2019 di Ruang Data Kampus II.

Rapat tersebut berupa dengar paparan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Nurjaman, M.Pd. mengenai kesiapan fakultas dalam membuka Prodi PGSD. Unpam sendiri mendukung penuh pembukaan prodi baru tersebut. Hal itu karena banyaknya permintaan masyarakat terkait PGSD di Unpam. Selain itu, kebutuhan guru SD di Indonesia masih belum terpenuhi. Berdasarkan pemaparan Dr. Nurjaman, jumlah SD di Indonesia mencapai 149.011 SD dari total 217.584 sekolah. Jumlah guru se-Indonesia mencapai 2.718.681 yang mayoritas adalah guru SD. Dan masih kekurangan 988.133 guru ASN. Data tersebut diambil dari data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Indonesia masih kekurangan banyak guru SD, terutama di daerah” paparnya.

Mendnegar hal itu, rektor Unpam, Dr. Dayat Hidayat, M.M. berkomentar bahwa Unpam mendukung penuh pembukaan prodi tersebut. Beliaupun meminta agar fakultas dan prodi segera memberitahukan ke masyarakat terkait pembukaan prodi baru tersebut.

“Saya sering berdiskusi dengan perguruan tinggi lain tentang pengembangan perguruan tinggi. Kalau PTN umumnya berbenturan dengan pemerintah. Apa lagi kalau PTS berbenturan dengan yayasan. Sementara kita selalu didukung penuh. Kita harus bersyukur”.

Ketua Yayasan Sasmita Jaya, Dr. (H.C.) Darsono sebelumnya meminta agar fakultas mengkaji potensi yang ada untuk dikembangkan. Menurutnya Unpam memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Beliau meminta agar kajian potensi yang ada di Unpam bisa dalam bentuk pemberdayaan lembaga.

“Mudah-mudahan bisa direalisasi sehingga lebh maju dari kampus lain. selain PGSD dan keagamaan mungkin juga prodi yang lain. dari pengembangan potensi sekarang lebih ada dibanding yang dulu. Dulu hendak buka peko (pendidikan ekonomi) saja harus menunggu 3 tahun”.
(MIS)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *