Hubungi Kami : Tlp. 021-7412566 . Fax 74709855

Yayasan Sasmita Jaya Group Gelar Syukuran Atas Hasil Akreditasi Unpam dan STIKes WDH



Yayasan Sasmita Jaya Group Gelar Syukuran Atas Hasil Akreditasi Unpam dan STIKes WDH

Tangerang Selatan (8/3/2019) : Yayasan Sasmita Jaya selaku pengelola Universitas Pamulang dan STIKes Widya Dharma Husada menggelar tasyakuran pada Jumat, 8 Maret 2019 di Ruang Rapat lantai 8 Kampus II Unpam. Acara tersebut digelar sebagai wujud syukur atas diriahnya akreditasi B oleh Unpam dan STIkes Widya Dharma Husada. Pada 26 Februari 2019 BANPT mengeluarkan hasil akreditasi Unpam dengan skor 332 dan STIKes WDH sebesar 335 . Tasyakuran tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, lembaga, dan tim borang AIPT.

Wakil Rektor II, Dr. Subarto, M.Pd. mengingatkan kepada seluruh hadirin tentang pentingnya bekerja keras untuk bisa mencapai visi-misi Unpam 2024 mencapai peringkat 40 besar nasional.

“Untuk mencapai 40 besar nasional sudah kita upayakan dari sekarang. Jangan hanya sebatas sampai visi saja”.

Ketua Yayasan Sasmita Jaya, Dr. (H.C.), H. Darsono mengungkapkan rasa syukurnya atas keberkahan yang diterimanya. Menurutnya, ini merupakan bentuk keberkahan yang dapatkan Yayasan untuk mencapai yang lebih baik. Beliau pun mengajak semuanya untuk harus meningkatkan kualitas kerja sehingga pantas mendapatkan keberkahan berikutnya.

“Apa yang kita lakukan sebagai kontribusi untuk memperbaiki bangsa ini. Niat dari awal untuk berbagi melalui manajemen seperti ini sehingga bisa sampai seperti ini (mendapatkan predikat B). Secara logika (hitung-hitungannya) memang tidak masuk akal”.

Menurutnya, melalui pendidikan ini merupakan hak setiap warga negara. Universitas hanya sebagai jembatan untuk mengubah nasib masyarakat. Menurutnya, kalau Unpam dan STIKes WDH tidak ada mungkin masyarakat menengah ke bawah tidak bisa kuliah karena terbentur dari sisi biaya. Beliau pun menyinggung soal banyaknya Yayasan yang mengelola perguruan tinggi tetapi dengan cara yang berbeda dengan Yayasan Sasmita Jaya lakukan sehingga tidak berkembang. Sementara Yayasan Sasmita Jaya bisa membangun gedung dan mengelola pendidikan hingga seperti ini. Beliau pun mengingatkan kepada Prodi D3 Sekretari yang akan menjalani proses asesmen lapangan agar bisa mempertahankan akreditas B sebelumnya.

“Minimal dapat B, syukur-syukur dpt A, tapi kalau kita mau dapat A ya tahu diri lah, lulusan belum seberapa guru besar belum ada” Ujar ketua yayasan yang diiringi gelak tawa hadirin.

Rektor Unpam, Dr. H. Dayat Hidayat, M.M. memaparkan pentingnya mengungkapkan rasa syukur atas nikmat yang sudah diberikan Tuhan YME. Menurutnya, Unpam mengalami perjalanan yang luar biasa sejak berdiri tahun 2001. Beliau bercerita bagaimana Unpam tetap memberikan layanan pendidikan meskipun pernah mengalami jumlah mahasiswanya lebih sedikit dari dosennya yakni 1 mahasiswa dengan 8 dosen di Prodi Sastra Inggris.

“Saya merasa ini merupakan perjalanan yang spektakuler dan luar biasa”.

Menurutnya, ini tidak lepas dari dukungan Yayasan Sasmita Jaya. Yayasan mendukung penuh apa yang diinginkan Universitas. Hal itu perlu disyukuri marena banyak yayasan pengelola perguruan tinggi yang tidak sejalan dengan perguruan tinggi yang dikelolanya. Selain itu juga kerja sama tim yang sangat luar bisa. Dengan jumlah dosen 1614 memiliki komitmen yang tinggi untuk membangun lembaga.

Ust. Subhan Fadli, M.A. dari Lembaga Kajian Keagamaan Unpam memimpin tasyakuran tersebut. Beliau memberikan wejangan mengenai pentingnya syukur.

“Yang terpenting dari syukur adalah ungkapan syukur dari hati bukan hanya sebatas lisan”. ujar dosen PAI yang juga sedang menyelesaikan disertasi di PTIQ Jakarta.

Menurutnya orang yang bersyukur secara ikhlas akan mendapatkan kenikmatan yang lebih baik lagi. Beliau pun berterima kasih kepada Yayasan Sasmita Jaya karena telah memberikan motivasi kepada civitas akademica secara materi maupun moril.

Selamat untuk Unpam dan STIKes WDH. Semoga semakin lebih baik ke depannya. (MIS)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *