LPPM Unpam Resmikan Techno Park di Kampus Witanaharja



LPPM Unpam Resmikan Techno Park di Kampus Witanaharja

Tangerang Selatan (4/5/2019) : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unpam meluncurkan science dan techno park di Kawasan Kampus Witanaharja, Sabtu, 4 Mei 2019.

Peluncuran secara resmi oleh Ketua Yayasan Sasmita Jaya Group, Dr. (H.C.) H. Darsono, dan Rektor Unpam, Dr. H. Dayat Hidayat, M.M. di Kantor LPPM Unpam.

Ketua Yayasan menjelaskan bahwa tonggak sejarah untuk melangkah lebih baik lagi mewujudkan yang baik sehingga membutuhkan komitmen yang kuat. Tecno Park ini nantinya sebagai lahan praktik mahasiswa agar siap terjun di dunia industri.
“Kita bekali mahasiswa dengan keterampilan kehidupan. Kita selalu ditantang untuk berkreasi. Memudahkan urusan orang akan dimudahkan oleh Allah.”
Menurutnya, ada keseimbangan antara keterampilan hidup dengan keilmuan. Selama ini hanya bisa bermimpi memenuhi kebutuhan Rumah tangga mahasiswa. Namun, mimpi tersebut dicoba untuk diwujudkan.

Rektor Unpam pun mengingatkan kepada seluruh civitas akademica untuk memahami visi-misi yayasan. Nantinya, sistem pembelajaran di Unpam ke depan akan berubah total yaitu dalam bentuk implementasi. Lembaga meluncurkan produk baru bagi mahasiswa yaitu interpreneur.

“Salah satu bentuk pembelajaran. Buat naskah akademik mengenai science dan techno park. Adakan komunikasi dengan Bulog terkait kebutuhan pokok”.

Sementara itu, Ketua LPPM, Dr. Ali Maddinsyah, M.M. berharap agar techno park tersebut bermanfaat bukan hanya untuk Unpam saja melainkan juga untuk masyarakat sekitar. Menurutnya, percuma jika keilmuan dari hasil tridharma tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk itu, beliau pun berpesan kepada dosen dan mahasiswa agar giat melakukan penelitian, pengabdian serta mengimplementasikannya dalam pembelajaran.
“Program-program LPPM ke depan adalah penelitian. Pertama karya ilmiah dosen berupa jurnal. Hasil penelitian harus menjadi bahan ajar”.
Menurutnya inovasi memiliki kontribusi yang sangat luar biasa. Sehingga nantinya kegiatan penelitian dan pengabdian akan terintegrasi dalam bidang akademik. Dan dosen harus sering melakukan pelatihan penelitian dan PKM. (MIS)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *