LLDikti IV Adakan Uji Petik Pengusulan JAD di Unpam



LLDikti IV Adakan Uji Petik Pengusulan JAD di Unpam

Tangerang Selatan (14/8/19) : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti)  Wilayah IV melalui Kepala SDM, H. Suroso dan Kasubag PTK, Aminatun menggelar uji petik di Unpam terkait pelayanan pengusulan JAD. Acara tersebut digelar di Ruang Rapat lantai 10, Kampus Unpam II, 14 Agustus 2019.

Rektor Unpam, Dr. H. Dayat Hidayat, M.M. mengungkapkan bahwa Unpam sudah lama merencanakan program uji publik tersebut. Menurutnya, Masih banyak dosen Unpam yang membutuhkan pengarahan  terkait pentingnya mengurus jabatan fungsional dosen (JAD). Dari Unpam sendiri sudah lama berkirim surat untuk mengusulkan pengarahan tersebut, namun, karena kesibukan kedua lembaga ini, kegiatan tersebut baru terlaksana.

“Cukup lama kami mengajukan ke pak kepala (Prof. Uman Suherman)  agar ada pembinaan SDM ke Unpam. Namun beberapa lalu surat baru melayangkan ke LLDikti”.

Menurutnya acara ini sangat penting sekali karena tahun 2019 ini Unpam mencanangkan perubahan visi unpam ke arah kualitas. Kalau perguruan tinggi bertumpu pada kuantitas pasti tidak akan bertahan lama, maka dari itu Unpam perlu memperbaiki sisi kualitas. Untuk itu, Unpam mencanangkan menuju 40 besar di tahun 2024 dan dilandasi humanis dan religius.

Nilai humanis dan religius ini menjadi hal dasar yang harus diterapkan pada semua lini terutama pengajaran dan pelayanan. Menurutnya, banyak orang pintar secara akademik namun tidak sukses hidupnya karena mendekam di KPK dan terjerat narkoba. Secara infrastruktur, Yayasan Sasmita Jaya Group sudah menyiapkan, namun dari sisi SDM Unpam dan Yayasan membutuhkan peran LLDikti dalam hal pembinaan sumber daya manusia.

“Yayasan punya komitmen untuk membangun sarana dan prasarana. Namun masalah sdm tidak bisa dilakukan secara instan. Rasio dosen kita sudah sangat aman. Kita sudah menyekolahkan calon dosen dan sekarang sudah kita petik manfaatnya. Dan masih ada stok 200-an yang masih dalam tahap penyusunan tesis”.


Untuk itu, Unpam mengundang LLDikti IV untuk mengetahui kendala pengurusan JAD. Setiap bulannya bagian kepegawaian Unpam mengajukan puluhan JAD. Selain itu, dosen UNpam juga perlu pemahaman pentingnya JAD. Menurut Warek II, Dr. Subarto, M.Pd. saat ini baru 40% dosen Unpam yang sudah memiliki JAD.

“646 masih AA, 85 lektor, 7 lektor kepala, baru 40% dari total dosen”.

Menanggapi hal tersebut, H. Suroso Bagian SDM Perguruan Tinggi mengatakan bahwa saat ini di LLDikti IV masih terkendala masalah pembuatan sistem. Sistem pengajuan JAD masih diperbaiki sampai saat ini. Meskipun demikian, pihaknya meminta agar setiap dosen memperhatikan JAD-nya.

“Agar bapak-ibu tidak jemu-jemu meningkatkan JAD-nya. Kami masih terkendala terkait pembuatan sistem. Sistem itu nantinya untuk mempermudah pengajuan JAD bagi teman-teman yang ada di daerah. Kami mohon maaf apabila selama ini ada keterlambatan. Namun sistem akan segera kami perbaiki”.

Menurutnya, saat ini yang dinilai BANPT hanya Lektor kepala dan Guru Besar. Sementara asisten ahli dan lektor belum mendapatkan poin penilaian.

Kasubag PTK, Aminatun, S.Sos. meminta Hari ini kita lebih banyak berdiskusi agar lebib efektif sehingga permasalahannya bisa ketemu solusinya. Ia pun meminta agar setiap dosen memiliki cita-cita untuk menjadi guru besar.

“Tujuan seorang dosen itu tidak sebagai pejabat tetapi sebagai profesor. Itu yang harus di sampaikan ke semua dosen di sisni. Pasti prosesnya paniang”.

(MIS)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *