BANPT Adakan Uji Petik Akreditasi di Universitas Pamulang



BANPT Adakan Uji Petik Akreditasi di Universitas Pamulang

Tangerang Selatan (3/5/2019) : Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) melakukan uji petik terkait akreditasi di Universitas Pamulang, Jumat, 3 Mei 2019 di Ruang Data Kampus II. Uji Petik tersebut diikuti oleh 4 perguruan tinggi yakni Universitas Pamulang, STMIK Eresha, STIKes Masda, dan STIKes Widya Dharma Husada.

Uji Petik tersebut dilakukan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan akreditasi selama ini. Perwakilan Majelis BAN PT yang berkesempatan hadir ke Unpam yaitu Prof. Dr. Imam Buchori dan Prof. Dr. Mustanir.

Pada kesempatan itu Ketua Yayasan Sasmita Jaya Group, Dr. (H.C.). H. Darsono pun turut hadir dan memberikan sambutan. Beliau menjelaskan bahwa keempat perguruan tinggi yang hadir saat itu merupakan perguruan tinggi  yang menjadikan merakyat sebagai roh pendidikan. Karena berbasis merakyat itulah Yayasan Sasmita Jaya mencoba membangun gedung dan perbaikan sumber daya manusia agar sesuai dengan kriteria pemerintah.
“Roh pendidikan kita itu merakyat. Kita coba bangun gedung, sekolahkan dosen, dan perbaikan mutu yang lainnya. Kita kemas semurah mungkin biaya kuliahnya agar masyarakat bisa kuliah.”

Rektor Unpam, Dr. H. Dayat Hidayat, M.M. berharap agar uji petik tersebut dijadikan lahan untuk menggali ilmu terkait perbaikan mutu oleh dosen dan pejabat struktural Unpam.
“Saya yakin teman-teman (dosen dan struktural) masih banyak yang penasaran dengan yang 9 kriteria. Makanya jangan pernah puas untuk menggali informasi”

Menurutnya, akreditasi merupakan sebuah syarat mutlak indikator sebuah perguruan tinggi di mata masyarakat. Masyarakat menilai jika akreditasinya bagus maka kualitasnya pun akan bagus.

“Sampai saat ini masayarakat masih gelisah syarat masuk cpns menanyakan syarat akreditasi. Kualitas lulusan tidak ditentukan oleh akreditasi perguruan tinggi”.

Sekretaris Majelis BANPT, Prof. Dr. Imam Buchori menyampaikan bahwa kedatangannya tersebut untuk mencari masukan terkait pengalaman melaksanakan akreditasi baik prodi maupun perguruan tinggi. Masukan tersebut nantinya kan menjadi bahan diskusi Majelis BANPT sebagai perbaikan sistem pelaksanaan akreditasi ke depannya.

“Nanti (Bapak-Ibu) ceritakan saja pengalamannya (selama ini) melaksakan akreditasi. Kami mohon masukan (dari Bapak-Ibu) sebagai upaya perbaikan ke depan”.

(MIS)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *