Hubungi Kami : Tlp. 021-7412566 . Fax 74709855

Jajaran Rektorat Universitas Kuningan Kunjungi Unpam



Jajaran Rektorat Universitas Kuningan Kunjungi Unpam

Tangerang Selatan (2/10/18) : Jajaran rektorat Universitas Kuningan (Uniku) melakukan kunjungan ke Universitas Pamulang pada Selasa, 2 Oktober 2018. Kunjungan tersebut diterima oleh Ketua Yayasan Sasmita Jaya dan  Rektor Unpam, Dr. H. Dayat Hidayat, M.M. pukul 09.00 wib di Ruang Rektor Unpam lt.9 Kampus II.

Jajaran rektorat Uniku berjumlah 4 orang yang terdiri dari Rektor Uniku, Dr. Dikdik Harjadi, M.Si., Wakil Rektor I, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., Wakil Rektor II, Fahmi Yusuf, MMSI., dan Wakil Rektor III, Ilham Adhya, M.Si.

Rektor Uniku Kuningan menyatakan bahwa tujuan dari kedatangan tersebut memiliki 2 agenda utama. Pertama,  meluruskan informasi tentang Unpam dan yang kedua menyambung tali silaturrahmi.

“Ada 2 hal yang kemudian kami ingin berkunjung ke Unpam, pertama, info tentang unpam yang tadi sudah disinggung dengan Unpam. Uniku berdiri (tahun) 2003 dan itu merupakan marger dari yang tadinya sekolah tinggi. Hanya beda 1 tahun (dengan Unpam) tapi perkembangan Unpam sangat luar biasa. Ini menjadi sesuatu yang menarik. Kedua, karena rektor (Unpam) orang Kuningan jadi sekaligus menyambung silaturrahmi. Kami berharap banyak berbagi ilmu bagaimana unpam mampu mencapai 80 ribu mahasiswa” Ujar Rektor Uniku Kuningan.

Uniku merupakan hasil marger dari 4 sekolah tinggi yakni Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kuningan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIKU) Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Kuningan. Keempat sekolah tinggi tersebut digabung pada tahun 2003 melalui SK Menteri Pendidikan Nasional nomor 62/D/O/2003 tanggal 6 Juni 2003. Artinya, Uniku hanya setahun lebih tua dari Unpam yang diakuisisi oleh Yayasan Sasmita Jaya pada tahun 2004.

Ketua Yayasan Sasmita Jaya, Dr. (H.C.) H. Darsono pun berbagi cerita, bahwa Unpam tidak pernah melakukan promosi melalui iklan. Jumlah mahasiswa sampai lebih dari 50.000 mahasiswa ini karena Unpam lebih mengedapankan pelayanan kepada mahasiswa. Program itu dilakukan karena mahasiswa akan cenderung terkesan jika biaya murah namun kualitas pendidikannya juga diutamakan.

“Dulu waktu Unpam masih baru, jumlah mahasiswanya 1 kelas cuma 1. Tetap kita layani dengan baik. Jadi, dosennya lebih banyak daripada mahasiswanya. Mahasiswa Cuma 1 tapi dosennya 8. Namun dari situ lah mahasiswa merasa puas dan bercerita kepada teman-temannya bahwa Unpam begini-begini. Akhirnya temannya tadi penasaran dan ikut mendaftar ke Unpam”. Ujar Ketua Yayasan.

Menurut beliau kunci kesuksesan sebuah perguruan tinggi swasta itu ada tiga yakni gedung, suasana pendidikan, dan legalitasnya. Mahasiswa akan cenderung tertarik jika gedungnya megah apalagi biaya kuliahnya murah. Kemudian, suasana akademik juga mendukung sekali karena jika Gedung mewah tetapi tidak ada perkuliahan maka itu akan menjadi masalah. Dan yang terakhir adalah legalitas yang diukur melalui akreditasi lembaga dan prodinya.

Rombongan dari Uniku pun diajak berkeliling melihat suasana kampus Unpam. Mulai dari ruang aulauntuk wisuda, kondisi pembangunan perpusatakaan digital di Kampus II, suasana pelatihan calon asessor LSP, dan terakhir mengunjungi unit produksi Unpam di Fakultas Teknik Kampus Witanaharja. (MIS)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *