Hubungi Kami : Tlp. 021-7412566 . Fax 74709855

11.320 Mahasiswa Baru Hadiri Propesa Unpam Gelombang III



11.320 Mahasiswa Baru Hadiri Propesa Unpam Gelombang III

Tangerang Selatan (31/8/2018) : Universitas Pamulang menggelar program pengenalan suasana akademik mahasiswa baru (propesa maba) gelombang III di Aula Kampus Unpam III. Propesa tersebut dihadiri oleh 11.320 mahasiswa baru.

Unpam membagi pelaksanaan propesa menjadi 3 gelombang yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut sejak tanggal 29 Agustus 2018. Pembagian menjadi 3 gelombang tersebut karena kapasitas Aula kampus III yang tidak memungkinkan untuk seluruh mahasiswa baru yang jumlahnya lebih dari 21.000.

Panitia propesa membagi jadwal berdasarkan kelompok belajar mahasiswa nantinya. Mahasiswa reguler A diarahkan untuk mengikuti propesa gelombang I tanggal 29 Agustus 2018. Sedangkan mahasiswa reguler B diarahkan untuk mengikuti propesa gelombang II tanggal 30 Agustus 2018. Sementara propesa gelombang III khusus untuk mahasiswa yang belum mengikuti propesa gelombang I dan gelombang II. Banyaknya mahasiswa baru yang belum mengikuti propesa gelombang I dan II membuat mahasiswa baru tersebut mengikuti propesa di gelombang III. Alhasil jumlah peserta membeludak hingga depan Alua. Aula kampus Unpam II berkapasitas 4000 kursi, namun jika tanpa kuris aula tersebut mampu menampung 8.000 orang.

Banyaknya jumlah mahasiswa baru yang diterima Unpam sudah disesuaikan dengan jumlah ruangan dan kursi serta jumlah dosen. Sehingga banyak peserta yang mengikuti SPMB di Unpam kemarin terpaksa ditolak. Menanggapi hal itu, Rektor Unpam, Dr. Dayat Hidayat, M.M. angkat bicara. Menurutnya, peserta SPMB yang kemarin dinyatakan tidak lolos seleksi masih bisa mendaftar untuk SPMB tahun ajaran berikutnya.

“Hanya 20.000 (mahasiswa baru) saja yang diterima (Unpam). Sisanya yang belum (dinyatakan lulus SPMB)”. Ujar rektor saat memberikan pengarahan di depan mahasiswa baru.

Rektor Unpam menambahkan, bahwa segala proses akademik di Unpam bersifat transparan. Artinya tidak ada ijazah yang diberikan tanpa melalui proses akademik karena semua data selalu dilaporkan ke Dikti. Mahasiswa baru di Unpam sudah terdaftar di KemristekDIkti. Segala penilaian baik UTS, UAS, Skripsi dan penilaian lainnya bisa dilihat di forlap milik Dikti.

Ketua Yayasan Sasmita jaya, Dr. (H.C.) Darsono turut pula memberikan motivasi kepada mahasiswa baru yang hadir dalam propesa gelombang III. Beliau mengatakan bahwa setiap orang harus punya mimpi dan harus menggapainya. Beliau mengisahkan bahwa Yayasan Samita Jaya juga berawal dari mimpi untuk menjembatani masyarakat tidak mampu agar bisa memperoleh pendidikan tinggi sehingga bisa mengubah nasibnya.

“(ketua) Yayasan berasal dari masyarakat kurang mampu. Namun kami punya cita-cita untuk bisa berbagi. Anda pun juga harus berani menggapai cita-cita”. Ujar Ketua Yayasan.

Menanggapi hal itu, salah satu mahasiswa penyandang disabilitas bernama Hendra mengucapkan terima kasih kepada Unpam yang sudah mau menerima mahasiswa berkebutuhan khusus.

“Orang bilang tidak ada bangku (kesempatan) untuk orang difabel. Tapi Unpam mau menerima kami penyandang difabel”. Ujar Hendra, salah satu mahasiswa baru yang juga penyandang disabilitas.

Unpam secara konsisten sejak tahun 2016 menerima mahasiswa berkebutuhan khusus. Selain itu, Unpam juga membebaskan biaya kuliah mahasiswa berkebutuhan khusus. (MIS)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *