Hubungi Kami : Tlp. 021-7412566 . Fax 74709855

Unpam Ikut Andil Dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikat BUMN



Unpam Ikut Andil Dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikat BUMN

Program Studi D3 Akuntansi mewakili Universitas Pamulang (Unpam) menjadi salah satu dari 20 Perguruan Tinggi ternama di Indonesia yang menjadi partner Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pelaksanaan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat. Program yang diinisiasi oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Kementrian BUMN Republik Indonesia ini dilaunching pada Minggu, 20 Mei 2018 di Auditorium Plaza Bank Mandiri, Jakarta.

Launching program ini dihadiri oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno bersama para Direktur BUMN, pimpinan Perguruan Tinggi, dan para mahasiswa peserta magang. Nampak Direktur BUMN yang hadir diantaranya, Direktur PT PLN, Sofyan Basir, hingga Direktur Bulog yang baru, Budi Waseso.

Ketua FHCI yang juga merupakan Direktur SDM PT Telkom, Herdy Harman dalam sambutannya mengatakan, program Magang Mahasiswa Bersertifikat ini merupakan kerjasama pelaksanaan magang mahasiswa di hampir seluruh BUMN Indonesia. Jadi, para mahasiswa yang telah diseleksi untuk menjadi peserta, akan ditempatkan magang selama 6 bulan di BUMN.

“Selama magang, para mahasiswa ini akan menerima fasilitas tunjangan hidup. Mereka juga akan dibekali pengalaman-pengalaman kerja selama magang sesuai dengan kompetensi jurusannya masing-masing. Lalu nanti setelah magang, mereka akan diberikan sertifikat dari BUMN serta sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),”tuturnya.

Menurut Herdy, program ini sebagai salah satu upaya untuk link and match antara perguruan tinggi dengan BUMN atau dunia kerja. Dalam hal ini, terdapat 20 Perguruan Tinggi yang bermitra dengan BUMN yaitu diantarannya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Trisakti, STT Telkom, dan lain sebagainnya.

“Kedepannya, mudah-mudahan semakin banyak lagi Perguruan Tinggi yang dapat menjadi mitra. Karena program ini sangat bagus untuk menyesuaikan kriteria lulusan Perguruan Tinggi dengan kebutuhan kerja BUMN. Tidak menutup kemungkinan para peserta magang yang berprestasi dapat direkrut oleh BUMN, sehingga tentu saja ini akan meningkatkan kualitas SDM BUMN itu sendiri,”paparnya.

Sementara, dalam sambutannya Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, dirinya bersyukur dan menyambut baik program ini. Baginya, sukses dan tidaknya suatu BUMN ditentukan oleh SDM yang dimilikinya. Oleh karena itu, menjaga SDM agar semakin berkualitas adalah bagian dari menjaga keberlangsungan BUMN di Indonesia.

“Saat ini, keuntungan BUMN kita mencapai sekitar 186 Triliun Rupiah dengan total karyawan sekitar 900.000 orang. Ini artinya, BUMN kita memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu, berkarier di BUMN adalah salah satu pilihan yang cukup baik bagi adik-adik mahasiswa. Asalkan tentu saja terus dapat meningkatkan kualitas dirinya,”ucapnya.

Menurut Rini, program magang mahasiswa bersertifikat ini sejalan dengan salah satu nawacita Presiden Jokowi yaitu membangun SDM Indonesia berdaya saing. Dimana, tahun ini Indonesia memang sedang fokus dalam peningkatan kualitas SDM agar memiliki daya saing dan wawasan global.

Berdasarkan pantauan, launcing program ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Menteri BUMN. Setelah itu, para perwakilan peserta, perwakilan pimpinan perguruan tinggi, dan direktur BUMN maju ke panggung untuk dilakukan penyematan pin tanda dimulainya program magang ini. Adapun penyematan pin kepada perwakilan peserta dari Unpam, dilakukan oleh Direktur Bulog, Budi Waseso. Setelah prosesi ini, para peserta bersama pimpinan perguruan tinggi dan direktur BUMN berfoto bersama Menteri BUMN.

Sementara menurut Kaprodi D3 Akuntansi, Iin Rosini,SE, M.Si, CSRS selaku pewakilan dari Unpam, pihaknya bersyukur karena dapat ikut ambil bagian dalam program ini. Pihaknya meyakini, mahasiswa yang mengikuti magang akan menjadi SDM berkualitas yang siap kerja karena memiliki kompetensi dan soft skill yang memadai. Hal ini penting sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan Unpam.(*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *