Hubungi Kami : Tlp. 021-7412566 . Fax 74709855

Mahasiswa Prodi Teknik Kimia Unpam Juara Tiga Ajang WTC Nasional



Mahasiswa Prodi Teknik Kimia Unpam Juara Tiga Ajang WTC Nasional

PAMULANG, Tangerangekspres – Bersaing dengan kampus-kampus besar di Indonesia. Tiga mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) menggeser 150 team dan berhasil menduduki peringkat tida pada ajang Waste Treatment Competition (WTC) tingkat nasional, di Untirta, (20/11), lalu.

WTC merupakan lomba karya ilmiyah dalam bidang pengolahan Ilmiyah tingkat nasional yang diselenggarakan tahunan oleh Fakultas Teknik Untirta. Diketahui tiga nama mahasiswa yang berhasil membanggakan Unpam dibidang penelitian limbah ialah Rizky Hidayat, Febi Salsabila dan Noer Rizqi.

Rizky Hidayat menjelaskan, judul karya ilmiyah yang ia perlombakan ialah “Sintesis dan pencirian selulosa asetat dari bagas tebu sebagai membran difusi”. Ia mengaku tidak mudah melalkukan ajang sebesar itu, bersanding dengan kampus-kampus besar seperti Undip, IPB, ITB dan sejumlah kampus lainnya.

“Tapi alhamdulillah kami bersama dosen pembimbing Jufrinaldi berhasil menaklukkan ajang sebesar ini dan berdampingan dengan kampus besar yang sejuta prestasi. Kami berhasil mengangkat nama Unpam dibidang penelitian, kami membuktikan Unpam bisa berprestasi nyata bukan hanya dikenal sejuta mahasiswa,” ungkapnya.

img-20171120-wa0035 Perlu diketahui, ini bukan WTC pertama yang diikuti prodi Teknik Kimia Unpam. Sebelumnya, WTC 2014 Unpam harus puas di sepuluh besar. WTC kedua di 2015 turun di 15 besar dan WTC ke tiga di 2016 naik hingga peringkat delapan. Kini, untuk keempat kalinya menggeser ratusan tim dan meraih peringkat ketiga.

Kaprodi Teknik Kimia Universitas Pamulang, Wiwik Indrawati menuturkan, sesuai dengan visi Prodi Teknik Kimia Universitas Pamulang menjadi program studi yang menghasilkan sarjana teknik kimia kompeten dan profesional di bidang industri. Berdaya saing tinggi serta tanggap terhadap perkembangan IPTEK yang dilandasi iaman dan taqwa.

Prodi Teknik Kimia Unpam melakukan berbagai proses yang baik untuk meningkatkan kualitas. “Prodi terus mengembangkan kemampuan mehasiswa dibidang pengolahan limbah yang kini sudah menjadi lapangan pekerja yang cukup menjanjikan. Tinggal bagaimana kita semua menata pola pikir mahasiswa yang mampu membaca peluang, memanfaatkan dan berguna bagi masyarakat luas,” jelasnya. (bun/mas)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *